Nikmati kesejukan udara Lombok, pemandangan sawah terasering yang memukau, dan keindahan alam bawah Kaki Gunung Rinjani.

Lihat Destinasi

Mengenal Tetebatu

Sawah Tetebatu

Surga Tersembunyi di Lombok Timur

Desa Wisata Tetebatu terletak di Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur, tepat di bawah kaki Gunung Rinjani. Dikenal dengan sebutan "Ubud-nya Lombok", desa ini menawarkan ketenangan alam, panorama hijau persawahan terasering, serta udara pegunungan yang sangat segar.

Tetebatu pernah mewakili Indonesia dalam ajang Best Tourism Village dari UNWTO (Organisasi Pariwisata Dunia). Sangat cocok untuk Anda yang ingin melepas penat dari hiruk-pikuk kota.

Destinasi Populer

Air Terjun Sarang Walet

Air Terjun Sarang Walet merupakan salah satu destinasi wisata alam yang terkenal karena keunikan lokasinya. Berada di kawasan wisata Tetebatu–Kembang Kuning, air terjun ini tersembunyi di antara tebing bebatuan yang membentuk lorong menyerupai gua alami.
Nama Sarang Walet berasal dari keberadaan burung walet yang bersarang di sekitar dinding tebing kawasan tersebut.
Untuk mencapai air terjun, pengunjung harus berjalan melewati jalur trekking, menyusuri aliran air, hingga memasuki celah bebatuan yang dihiasi akar-akar pohon menggantung.
Keunikan inilah yang menjadi daya tarik utamanya. Cahaya matahari yang masuk melalui celah tebing, suara gemericik air, dan suasana alami menciptakan pengalaman wisata yang berbeda dari air terjun pada umumnya.
Daya tarik utama: Lorong bebatuan alami, akar pohon menggantung, air yang sejuk, serta pengalaman trekking menuju air terjun tersembunyi.

Persawahan Terasering

Air Terjun Durian Indah

Dikelilingi pepohonan tropis dan vegetasi hijau, Durian Indah menjadi salah satu pilihan bagi wisatawan yang ingin menikmati ketenangan alam.
Perjalanan menuju lokasi juga menjadi bagian menarik dari pengalaman berwisata. Pengunjung dapat melewati jalur pedesaan dan kawasan persawahan sebelum tiba di area air terjun.
Selain menikmati pemandangan, pengunjung dapat bersantai, mengabadikan foto, maupun menikmati kesegaran air dengan tetap memperhatikan kondisi dan keamanan lokasi.
Daya tarik utama: Kolam alami, air pegunungan yang sejuk, lingkungan hijau, serta jalur perjalanan yang menyuguhkan suasana pedesaan

Hutan Kera Hitam

Black Monkey Forest (Kera Hitam)

Black Monkey Forest merupakan salah satu destinasi ekowisata unggulan Tetebatu yang menawarkan pengalaman menjelajahi kawasan hutan alami di kaki Gunung Rinjani.
Kawasan ini dikenal sebagai habitat lutung hitam atau Trachypithecus auratus, salah satu jenis primata yang hidup secara alami di kawasan hutan tersebut.
Berbeda dari objek wisata satwa yang menempatkan hewan dalam kandang, Black Monkey Forest memungkinkan wisatawan mengamati kehidupan primata secara langsung di habitatnya.
Sepanjang perjalanan, pengunjung dapat menikmati suasana hutan tropis, pepohonan tinggi, suara burung, serta udara pegunungan yang menyegarkan.
Kehadiran lutung hitam menjadikan kawasan ini tidak hanya menarik sebagai destinasi wisata, tetapi juga memiliki nilai edukasi mengenai pentingnya menjaga keanekaragaman hayati dan kelestarian hutan.
Pengamatan satwa sebaiknya dilakukan bersama pemandu lokal dan tanpa mengganggu perilaku alaminya.
Daya tarik utama: Pengamatan lutung hitam, trekking hutan, keanekaragaman flora dan fauna, serta wisata edukasi lingkungan.

Destinasi Populer

Air Terjun Sarang Burung

Sawah Trasering

Terasering adalah bentuk lahan pertanian bertingkat yang dibuat mengikuti kontur tanah, terutama pada wilayah yang memiliki permukaan miring atau berbukit.
Di Tetebatu, pola persawahan bertingkat tersebut membentuk panorama hijau yang indah dengan latar belakang kawasan pegunungan Rinjani.
Selain memiliki nilai estetika, terasering juga mencerminkan kemampuan masyarakat setempat dalam mengelola lahan pertanian sesuai dengan kondisi geografis wilayahnya.
Wisatawan dapat menikmati keindahan susunan petak sawah, berjalan menyusuri jalur yang tersedia, serta mengamati aktivitas pertanian masyarakat.
Perpaduan antara bentang alam, sistem pertanian, dan kehidupan pedesaan menjadikan terasering sebagai salah satu daya tarik agrowisata Tetebatu.
Daya tarik utama: Susunan sawah bertingkat, panorama pegunungan, wisata fotografi, serta pengenalan sistem pertanian masyarakat lokal.

Persawahan Terasering

Persawahan

Selain keindahan teraseringnya, Tetebatu juga memiliki hamparan persawahan luas yang menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat setempat. Persawahan ini bukan sekadar pemandangan alam, melainkan juga ruang aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat yang sebagian kehidupannya bergantung pada sektor pertanian. Di kawasan ini, wisatawan dapat menyaksikan secara langsung aktivitas petani, mulai dari pengolahan lahan, penanaman padi, perawatan tanaman, hingga proses panen sesuai musimnya. Jalan-jalan kecil yang membelah hamparan sawah juga menjadi daya tarik tersendiri. Suasana pedesaan yang tenang, aliran irigasi, serta pemandangan hijau menciptakan pengalaman wisata yang dekat dengan kehidupan masyarakat lokal. Melalui kegiatan wisata berbasis pertanian, pengunjung tidak hanya menikmati pemandangan, tetapi juga memperoleh pengetahuan mengenai kehidupan agraris dan kearifan lokal masyarakat Tetebatu. Daya tarik utama: Hamparan sawah hijau, aktivitas petani, wisata edukasi pertanian, interaksi masyarakat lokal, serta suasana pedesaan yang alami.

Petunjuk Jalan

Maps Air Terjun Sarang Walet

link

Maps Air Terjun Sarang Walet

link

Maps Air Terjun Durian Indah

link